Cerita Hidup dan Takoyaki

takoyaki_upload

Semakin berjalan adalah umur semakin bertambah dan jatah usia kita semakin berkurang, jadi sudah sepantasnyalah kita mempersiapkan hari esok nan indah disana. Hidup kita di dunia adalah bekal kita menuju kehidupan yang hakiki, maka kita harus bisa menggunakan setiap langkah kita untuk melakukan kebaikan, semoga apa yang kita lakukan tercatat sebagai amal ibadah…aamiin.

Kadang banyak hal menghampiri kita, semua nampak begitu menyenangkan, kebahagiaan dan semua nampak baik-baik saja, tapi ternyata kita sedang di dalam kubangan dosa dengan mencintai dunia yang fana. Dunia datang dengan indahnya dan kita merasa itu baik-bak saja, pujian datang menggoda, dan ternyata hati ini semakin jauh dari pemilik-Nya. Iya ketika semua terasa baik-baik saja kadang kita lupa dengan Allah swt. dan akhirnya lambat laun hati kita semakin kosong dan hampa, namun sebaliknya ketika banyak ujian atau cobaan kita akan lebih sering mendekat kepada Allah swt., mungkin ujian itu datang untuk mengingatkan kita agar mendekat kepada Allah, karena mungkin hanya ujian yang bisa mengingatkan kita, nauzdubillah. Ya Allah dekatkanlah kami dengan-Mu selalu, apapun keadaannya semoga kami selalu dekat dengan-Mu. Nikmat adalah dari-Mu, sudah seharusnya kami selalu bersyukur kepada-Mu, dan ujian adalah dari-Mu, maka mudahkanlah kami bersabar dijalan-Mu…aamiin…Ya Allah luruskanlah setiap langkah kami hanya karena-Mu saja ya Allah, kami tidak menginginkan apapun, yang kami inginkan hanya kedamaian bersama-Mu, kebahagiaan dekat dengan-Mu, dan menjalani hidup ini karena panjenengan saja ya Allah…tolonglah kami dan lindungi kami Ya Allah…aamiin.

itulah kehidupan, sudah seharusnya semakin kita bertambah usia bertambah bijaklah kita, dan bertambah dekat dengan Allah. Iya pertemuan kita dengan Allah semakin dekat, dan semoga ketika hari itu tiba menjadi hari yang terbaik yang pernah kia rasakan…aamiin…

Itulah sepenggal curhat yang ingin saya tuliskan untuk mengingatkan saya sendiri, dan sekarang giliran cerita tentang si takoyaki….

takoyaki_square2_upload takoyaki1_upload

sebenarnya bikin takoyakinya sudah lama tapi belum sempat ke posting dan berhubung blog selama desember belum ada postingan masuk maka di tanggal terakhir desember ini disempet-sempetin upload 😀

saya dapet resep takoyaki ini dari mbak anita joyo …dulu pas belum punya cetakan takoyaki pernah bikin tapi ndak sukses karena aku pake cetakan cara bikang jadinya aneh 😀 …dan alhamdulillah kesampaian juga punya cetakan takoyaki dan alhamdulillah bisa bikin takoyaki sendiri…dan rasa resep mbak nita ini mantep lah…mirip sama yang dijual itu…terimakasih mbak anita joyo…muaachhhh 😉

takoyaki_square1_upload

dan berikut resepnya :

TAKOYAKI

Bahan:

  • 100 gr tepung terigu protein rendah
  • 1 butir telur
  • 1 sdt kecap asin
  • 1 sdt kaldu bubuk rasa ayam, kalo gak suka di-skip ajah
  • 350 ml air es
  • garam dikit

Isian:

  • Kol, iris kecil
  • daun bawang, iris tipis
  • tako, iris2 tipis (isan bisa diganti sesuai selera)
  • rice crispy / tenkasu, saya ganti taro net, dikremes😁 (optional)

Pelengkap:

  • Saos takoyaki
  • Mayonaise
  • Aonon/Bubuk Nori (saya tidak pake)
  • Katsuobushi ( saya pake kalo pas punya 😀 )

Cara membuat:

  1. Campur tepung, garam & kaldu bubuk aduk rata, sisihkan
  2. Kocok lepas telur, air es, kecap asin sampei tercampur rata, kemudian tuangkan tepung, aduk rata
  3. Panaskan takoyaki pan, olesi minyak, tuang adonan sampe penuh, masukkan isian (saya kol langsung diaduk bersama adonan yang siap tuang)
  4. tunggu bagian pinggir sudah sedikit mengeras, jangan sampai kecoklatan balik adonan menggunakan dua tusuk sate sampai setengah bagian ‘tumpah’ dicetakan
  5. lalu tuang lagi adonan hingga penuh, baru dibalik seluruhnya, sehingga akan membentuk bulatan penuh
  6. Kalo pinggirnya udah mulai mengeras, puter perlahan sampai terbalik, biarkan sampai kecoklatan sambil sesekali di puter2. Angkat
  7. Hidangkan hangat dengan saos takoyaki, mayonaise, taburan nori & katsuobushi

 

SAUS TAKOYAKI

  • 4 sdm saus tomat
  • 3 sdm worchestershire sauce
  • 2 sdm kecap asin
  • 1 sdm gula
  • 150 ml aer
  • 1 sdt kaldu bubuk ayam
  • 1 sdt kanji, larutin dgn sedikit aer

Cara
• campur semuamuanya, aduk diatas api kecil sampai mengental

 

takoyaki_square_upload takoyaki2_upload

Iklan

Cumi Goreng Crispy

yang namanya penasaran sama yang crispi-crispian belum berhenti soalnya bisa dibilang belum berhasil 😀 , dan sekarang nyoba cumi goreng crispy alhamdulillah lumayan keriting, meskipun keritingnya kurang cantik 😀 , dan inipun sebenarnya ndak sengaja prosesnya 😀 , ups salah mungkin Allah sudah mewujudkan impianku untuk membuatnya keriting  🙂 , jadi ceritanya pas habis bikin bumbu buat cumi saya tinggal keluar sama si kembar dan ayahnya, nah biar cepet makanya saya bikin dulu bumbunya dan cumi direndam dalam bumbu dan simpan di kulkas, nah kalo datang kan tinggal goreng. Setelah nyampe rumah cumi kemudian di goreng nah pas proses pelapisan taraa…alhamdulillah cumi jadi lebih keriting dari biasanya, saya juga ndak tau keritingnya karena faktor apa 😀 , tapi kalo dilihat dari prosesnya yang berbeda dari yang dulu saya coba sepertinya perendaman cumi di dalam kulkas hingga dingin menyumbang tekstur keriting si cumi. Banyak resep crispy menggunakan air es nah saya kadang pake air es dan kadang ndak tapi hasilnya masih belum sesuai harapan, jadi saya ndak tau manfaat air es itu sendiri 😀 , dan sekarang alhamdulillah saya ngerti dan saya semakin yakin ketika saya mencoba mengulangi proses yang sama pada udang, dan memang benar udangnya lebih keriting dari biasanya, alhamdulillah terimakasih ya Allah 🙂 , tapi saya juga belum tau kesimpulan ini benar atau tidak yang penting saya senang dengan hasilnya 😀

untuk resepnya saya menggunakan sama seperti yang ini tapi ada sedikit perubahan komposisi tepung dan garam, dan insya Allah dibanding yang dulu hasilnya lebih enak yang ini, asinnya pas dan crispinya lebih renyah, bertahan lebih lama dari yang dulu meski kalo lama banget mlempem juga 😀 , dan berikut resepnya :

Cumi Goreng Crispy

Bahan :

  • 1/2 kg cumi, bersihkan bagian tinta dan kulit, potong ukuran 1 cm hingga membentuk seperti cincin
  • minyak goreng

Bahan Tepung Krispi  (Campur semua bahan dan aduk hingga rata dan disaring bila perlu) :

  • 250 gram tepung terigu
  • 150 gram tepung beras
  • 2 1/4 sdt garam
  • 2 sdt kaldu bubuk
  • 1 sdt merica bubuk

Bumbu halus :

  • 4 siung bawang putih
  • 3 cm jahe
  • 3 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk
  • sedikit air untuk rendaman

Cara membuat :

  1. Rendam cumi dalam rendaman bumbu halus dan masukkan lemari es hingga dingin sekitar minimal satu jam.
  2. Campur 3 sdm tepung krispi dengan sedikit air es, aduk hingga rata dan agak kental, sisihkan.
  3. Masukkan cumi yang telah direndam bumbu ke dalam tepung krispi kering, gulingkan hingga tepung menempel ke semua permukaan cumi, kemudian masukan cumi kedalam campuran tepung krispi dengan air es, gulingkan hingga semua permukaan basah, kemudian masukkan cumi ke dalam tepung krispi kering gulingkan sambil sedikit diremas-remas dan sedikit dicubit untuk menambah efek keriting hingga beberapa saat hingga banyak tepung yang menempel dan nampak keriting.
  4. Kemudian langsung goreng cumi ke dalam minyak panas dan banyak, goreng dengan api kecil hingga matang dan berwarna kecoklatan.
  5. cumi goreng siap dinikmati.

Mencari Ketenangan ditemani Roti Maryam

Hiruk pikuk dunia kadang membuat kita lupa, secara tidak sadar kita berlomba-lomba dalam hal duniawi atau bahkan ternyata secara tidak sadar kita sedang mengejar-ngejarnya. Indikatornya memang kadang tidak terlihat jelas, mungkin kelihatannya kita sedang menunut ilmu atau sedang berbagi ilmu tapi secara tidak sadar kita lupa meluruskan niat dalam melangkah, mungkin kita lupa apa tujuan dari kegiatan itu sendiri hingga tak sadar kita sedang mencari pujian dari sana sini. Mungkin yang bisa merasakan kita sendiri seberapa lurus niat kita, seberapa benar apa yang telah kita kerjakan, insya Allah jika apa yang kita lakukan benar maka ketenangan akan meliputi kita dan sebaliknya apabila ada hal-hal yang merasa membuat kita tidak nyaman disitulah kita perlu meluruskan niat kembali, iya karena mungkin niat kita diawal sudah benar tapi ditengah perjalanan niat kita mengalami gangguan jadi niat kita harus diluruskan setiap saat. Jika niat kita benar insya Allah jalan ini akan mudah dan kalaupun ada rintangan, ada Allah yang selalu menolong kita, sehingga ketenangan akan selalu meliputi kita, aamiin. Meluruskan niat itu penting tapi mengerjakannya juga sama pentingnya karena kita niatkan saja tanpa melakukan sesuatu berarti niat kita belum terlaksana (meskipun niat pun ada balasannya insya Allah), dan dalam proses pelaksanaan mungkin kita akan menemui banyak kendala, dengan tetap berbaik sangka kepada Allah insya Allah kita akan menemukan sesuatu di setiap kejadiannya, yakinlah itu 🙂 . Yang terpenting adalah luruskan niat dalam segala hal, terus perbaiki diri, nikmati setiap proses, bersyukur setiap saat, dan selalu mendekat kepada-Nya insya Allah kita akan menemukan ketanangan disana, dan semoga semua yang kita lakukan menjadi amal ibadah kita…aamiin 🙂

sekian cerita pada hari ini 😀 …iya tulisan diatas adalah untuk mengingatkan saya, untuk terus memperbaiki hidup, karena hidup di dunia ini sementara dan kita tidak pernah tau kapan kita akan kembali kepada-Nya, semoga kita bisa mengisi hidup kita dengan kebaikan-kebaikan yang banyak…aamiin 🙂

setelah memberi nasehat untuk diri sendiri, sekarang waktunya kita cerita tentang makanan…hihihi…kali ini saya akan menceritakan roti maryam. Roti maryam ini adalah request suami, apa sih yang ndak untuk suami…hihihi. Melihat bentuknya sepertinya susah membuatnya jadi saya kurang berselera untuk membuatnya 😀 , tapi melihat adek sepupuku bisa membuatnya saya jadi penasaran, soalnya adek saya ini orangnya unik jadi agak takjub jika dia sekarang mulai suka membuat kue…sepertinya naluri keibuannya sudah muncul 😀 , dan alhamdulillah ndak sengaja pas blog walking di blog mbak vivi lihat ada roti maryam duhhh senengnya langsung di klik dan lebih seneng lagi ketika disana ada step by stepnya dan ditambah penampilan roti maryam mbak vivi yang cantik jadi makin pengen segera bikin..terimakasih mbak vivi…mmmmuaachhh 😉

ternyata membuat roti maryam itu tidak serumit yang kubayangkan, bahannya pun mudah di dapat, dan enaknya lagi bisa jadi roti maryam frozen jadi kalo takut ndak habis bisa disimpen di kulkas dan kita bisa memanggangnya sewaktu-waktu. Setelah matang, langsung di uji sensori sama suami 😀 , alhamdulillah rasanya enak seperti yang beli-beli itu katanya dan senengnya lagi suami langsung bilang “terimakasih cinta” 😀 … mesikupun roti maryamku belum secantikpunya mbak vivi sih 😀 dan kami beli gule sama tongseng kambing untuk menemani roti maryam, dan saya baru sadar kalo roti maryam itu enakkk 😀

yukkk ahhh ndak usah kelamaan ceritanya 😀 , berikut resepnya yang saya copas dari blog mbak vivi dan saya membuat setengah resep dari resep ini, dengan hasil jadi 11 dengan ukuran standar ….

ROTI MARYAM

Bahan :

  • 1 kg tepung terigu
  • 2 btr telur utuh
  • 2 btr kuning telur
  • 4 sdm susu bubuk
  • 1 sdt garam
  • 175 cc minyak goreng
  • 450 cc air hangat
  • margarin untuk olesan

Cara membuat :

  1. Siapkan wadah, masukkan air, minyak goreng dan telur. Aduk dengan garpu atau whisker asal rata aza.
  2. Masukkan bahan kering ke dalam campuran minyak goreng tadi, uleni sampai bener2 kalis.
  3. Adonan siap digunakan.
  4. Siapkan loyang yang udah dioles minyak goreng. Bagi adonan sama rata (ukuran standart jd 22 biji) tp klo mo yg lbh kecil boleh ato yg lebih gede jg boleh….:D suka2 aza deh yaaa…
  5. Setelah itu tutup adonan dgn plastik dan lap basah, diamkan 1 jam (nyambi kerja yg lain deh, hehee)
  6. Setelah 1 jam, tipiskan adonan hingga nampak tipis dan transparan tapi jangan sampai robek dan membentuk lingkaran atau persegi yang lebar (cukup ditekan2 dg tangan krn adonan udh lentur) dimeja yg udh dikasih minyak goreng biar ga lengket. Oles rata dgn 1sdm margarin…
  7. Kemudian dari ujung gulung pelan2….kemudian didiamkan dulu yaa biar lbh elastis lagi untuk proses selanjutnya…
  8. Kemudian tarik pelan-pelan biar lebih panjang, lalu ujung yang satu digulung melingkar membentuk seperti obat nyamuk dan ujung yang lain juga digulung seperti itu dengan arah yang berlawanan, kemudian dua lingkaran itu ditumpuk ditengah….
  9. Letakkan adonan diatas sepotong kertas nasi ato plastik ato daun pisang ..tujuannya biar mudah ketika akan dipindah ke teflon…eh jgn lupa adonan dipipihkan yaa…kira2 1/2cm deh…
  10. kemudian panggang roti maryam di teflon, dan roti maryam siap dinikmati 🙂

oke selamat mencoba dan semoga hidup kita dipenuhi ketenangan dan kebahagian ya teman-teman…aamiin 🙂

Puff Pastry

Sebelum lebaran  kemarin sempat blog walking di blog mbak Vivi, lihat pastry mbak vivi yang merekah cantik sekali jadi pengen buat, nah langsung tanya ke mbak vivi dan alhamdulillah mbak vivi welcome banget jadi semangat bikin meski ntah pastry saya nanti jadi atau tidak 😀 , oke simpan dulu resepnya semoga nanti habis lebaran bisa bikin, alhamdulillah sekarang sudah kesampaian.

Saya ini memang masih pemula dan benar-benar pemula…sampai jenis pastry pun saya belum paham benar 😀 , dan akhirnya mencari pencerahan dan ketemu di Website NCC, disana dijelaskan perbedaan antara puff pastry, danish pastry dan croissant, dan perbedaan adalah “Jika croissant menggunakan ragi, danish lebih lengkap lagi. Digunakan ragi, telur dan susu. Sedangkan pada puff tidak digunakan ragi tapi tetap menggunakan telur. Sehingga masing-masing adonan menghasilkan tekstur dan rasa yang berbeda. Dari semuanya, paling aman disimpan dalam jangka waktu lama adalah puff pastry karena tidak ada kandungan raginya. “

nah alhamdulillah ada pencerahan sedikit tentang pastry…hehehe…tapi sebenarnya masih ada lagi jenis pastry yang lain dan saya belum faham itu 😀 …semoga suatu saat saya mengerti ya…aamiin…hihihi

dan sekarang waktunya eksekusi, melihat lapisannya yang banyak membuat saya grogi 😀 , dan akhirnya sering bertanya-tanya sama mbak vivi yang sudah ahli, terimakasih banyak ya mbak vivi penjelasannya 🙂 . Saya membuat kulitnya sama ngovennya di hari yang beda, biar hemat energi 😀

dan untuk isiannya kita bisa menggunakan macam-macam ya dan saya menggunakan isi kumbu kacang hijau, karena ayah kembar requestnya itu…hihihi , untuk resep kumbu kacang hijaunya ada disini ya 🙂

dan setelah pastry di oven dan merekah alhamdulillah hatiku ikut merekah meski ndak tau ini hasilnya rapi atau tidak ya 😀

dan berikut resep Bu Sisca Soewitomo yang saya copas dari blog mbak Vivi, terimakasih mbak Vivi dan Bu Sisca 🙂
Adonan Puff Pastry

Bahan :

  • 500 gr tepung protein tinggi
  • 1 btr telur
  • 1/2 sdt garam
  • 200 gr air
  • 50 gr margarine
  • 200 gr lemak lipat/korsvet

Cara membuat :

  1. Campur tepung terigu, garam, telur dan air aduk dan uleni hingga kalis. Istirahatkan selama 15 menit.
  2. Pipihkan adonan hingga setebal 1 cm dan bentuk menjadi segi empat panjang
  3. Beri tanda menjadi 3 bagian pada adonan. Tata irisan lemak lipat pd 2/3 bagian adonan. Sepertiga bagian yang tidak terkena lemak dilipat kearah yang berlemak dan tutup dengan bagian yang berlemak sehingga adonan menjadi menutupi. Ini disebut lipatan satu-tiga.
  4. Taruh adonan dalam lemari pendingin, diamkan selama 10 menit. Kemudian keluarkan dan giling menjadi lipatan satu-tiga kembali dan istirahatkan selama 10 menit. Lakukan hal ini sampai 3 kali.
  5. Setelah 3 kali dilipat, pipihkan kembali adonan dan lipat menjadi lipatan satu-dua. Artinya, setelah dipipihkan, lipat adonan menjadi satu. Diamkan selama 30 menit dlm lemari es.
  6. Setelah 30 menit diistirahatkan, adonan siap dibentuk. Pipihkan adonan terlebih dahulu (0,5cm) dan potong menurut selera.
  7. dan kulit pastry siap digunakan, lalu oven sampai merekah dan matang.

 

oke selamat emncoba teman 😉

Cheesy Bites wanna be :D

Sudah tiga kali ini bikin cheesy bites wannabe 😀 , yang pertama gosong yang yang kedua mozanya banyak meleleh keluar 😀 jadi ceritanya masih penasaran mau bikin cheesy bites lagi tapi pengennya mozanya masih tetap banyak di dalam, dan hasil yang ketiga ini mozanya ada yang keluar tapi dikit tapi hasilnya mozanya kok cuma nempel di roti…ahhh au ah 😀 yang penting alhamdulillah jadi dan habis 😀 …ehh siapa tau teman-teman ada yang mau ngasih tau bagaimana caranya bikin cheesy bites yang oke…eh kok malah nanya 😀

karena mozanya setengah ditempel di pinggiran pizza maka yang untuk taburan cuma setengah juga, nah biar tampilannya tetap meleleh jadi ditambahlah saus putih, tapi sepertinya saya ngasih garamnya agak sedikit kebanyakan katanya ayah kembar pizzanya cenderung asin gitu 😀

meskipun banyak kurang sana sini alhamdulillah ada hikmah di setiap kejadian… #menghibur diri :D, dan ada lagi karena tidak punya paprika jadi kami menggunakan cabe lagi…hihihi

untuk resep roti dan sausnya masih sama pake yang disini dan untuk resep saus putihnya pake resep JTT yang sudah pernah saya posting juga disini.

oiya yang terpenting adalah membentuk pinggiran pizza menjadi cheesy bites yang sangat menarik untuk…di happp lalu di santap 😀 …caranya mudah sebenarnya, setelah adonan pizza diratakan lalu pinggirnya dikasih potongan keju mozarela memanjang lalu adonan yang ada di pinggir gulung ke dalam sehingga menutupi moza, pastikan menutupnya rapat, lalu potong-potong berjarak sekitar 3 cm menyamping dan sepanjang sekitar 2 cm ke dalam, lalu tata potongan tersebut mengarah ke dalam satu persatu-satu sehingga membentuk seperti cheesy bites pizza, tekan ujung potongan supaya pada saat dipanggang moza tidak banyak meleleh keluar.

untuk selanjutnya seperti biasa, tusuk-tusuk roti yang sudah ditipiskan dengan garpu, panggang setengah matang lalu beri saus merah lalu beri tpopping diatasnya, kemudian saus putih dan beri mozarela di atasnya, lalu panggang sampai matang, dan selamat mencoba 😉

demikian cerita cheesy bitesnya, semoga postingan curcol ini tidak mengganggu ya 😀

Simple Tiramisu

Kalo mendengar kata tiramisu itu seperti hmmm…seperti kelezatan yang susah diungkap :D, ceritanya sudah pengen banget merasakan tiramisu, ditambah lihat foto-foto tiramisu di dumay itu tambah bikin ngiler :D, pernah sih makan donat dengan topping tiramisu tapi sebatas itu saja, makan tiramisu benerannya belum pernah 😀 , sudah titip ayah minta dibeliin, belum dibeliin juga katanya takut salah 😀 #mungkin istrinya suka protes kalo ndak cocok 😀 . Baiklah, mendingan nyari resep aja…nah kalo diitipin bahan insya Allah mau beliaunya 😀 .

dan browsing sana browsing sini ketemu beberapa resep tiramisu dan akhirya memilih resep mbak Endang JTT karena resepnya simple dan ada step by stepnya itu jadi lebih mudah untuk diikuti…hehehe…terimakasih mbak Endang…Luv u 😉

hasil dari browsing tiramisu adalah dessert terdiri dari lady’s finger atau sponge cake yang disusun dan dilapisi dengan adonan yang terbuat dari krim kocok dan keju mascarpone, tapi karena waktu itu saya bikin brownies coklat keju jadi cakenya pake brownies aja 😀 , tapi resep brownies coklat kejunya sayangnya belum bisa diposting karena masih setengah sukses 😀 , jadi yang diposting resep tiramisunya dulu, semoga percobaan browniesnya segera menemukan titik terang sehingga cepet diposting…aamiin…hihihi

soal rasa…alhamdulillah percobaan pertama bikin tiramisu ini bisa dibilang sukses, rasanya enak bingit kayak es krim gitu, rasa kopi, keju dan krim menjadi kesatuan…yangggg…hmmmm…enakkkk…kan yang lain sudah tau ya…cuma saya aja yang sering ketinggalan 😀

dan berikut resepnya saya copas dari JTT  dan saya membuat setengah resep dari JTT :

Simple Tiramisu

Bahan:

  • 1 buah sponge cake atau cake lainnya (saya menggunakan brownies coklat keju)
  • 125 ml krim kental/whipping cream (saya pake 150 ml karena stoknya tinggal segitu jadi dimasukin semua 😀 )
  • 100 gram cream cheese , jika cream cheese baru keluar dari kulkas dan keras, biarkan di suhu ruang 1 – 2 jam agar lembut. (saya pakai 125 gram mascarpone cheese karena waktu itu mascarpone cheese nya tinggal segitu jadi dimasukin semuanya 😀 )
  • 62 gram gula halus (blender gula pasir hingga lembut)
  • 3/4 sendok teh vanila ekstrak (saya tidak memakai)
  • 2 sendok teh Nescafe instan seduh dengan 100 ml air panas
  •  bubuk coklat untuk hiasan

Cara membuat:

  1. Siapkan mangkuk mikser, masukkan cream cheese, whipping cream, vanilla ekstrak, dan gula halus. Kocok menggunakan mikser dengan kecepatan rendah agar bahan tercampur kemudian tambahkan kecepatan menjadi tinggi dan kocok hingga kembang dan kental. Matikan mikser. Note: berlebihan mengocok akan membuat adonan pecah dan terpisah antara krim dan air.
  2. Potong-potong cake dengan ketebalan 1 cm dan diameter sesuai dengan gelas /cup atau wadah yang anda gunakan. Olesi cake dengan air Nescafe dengan menggunakan kuas. Tata selembar cake di dasar cup.
  3. Masukkan 1 sendok makan adonan cream cheese, ratakan permukaannya, kemudian taburi permukaan cream cheese dengan coklat bubuk. Gunakan saringan kecil untuk menaburkan coklat bubuk agar hasilnya merata. Letakkan selembar cake yang telah dibasahi kopi diatas coklat bubuk yang telah ditaburkan kemudian lanjutkan menutupi cake dengan cream cheese.
  4. Ketebalan lapisan cream cheese dan banyaknya lembaran cake yang digunakan tergantung dari selera anda masing-masing. Ukur dengan baik diameter lembaran cake yang digunakan agar pas masuk kedalam cup.
  5. Terakhir tutup permukaan atas tiramisu dengan adonan cream cheese, taburi dengan coklat bubuk dan hiasi dengan potongan buah diatasnya. Anda bisa menggunakan cherry seperti yang saya gunakan, atau strawberry yang dibelah dua, irisan kiwi, jeruk mandarin, atau anggur, semua kembali ke selera anda masing-masing.
  6. Masukkan tiramisu ke dalam kulkas. Santap jika telah benar-benar dingin.

oke teman selamat mencoba 😉 .

Nastar Ny. Liem

Alhamdulillah pas lebaran kemarin bikin nastar dan si kembar dan ayahnya suka sekali, jadi semangat pengen nyoba resep yang lain dan beberapa waktu yang lalu lihat postingan mbak nina tentang nastar Ny. Liem ini di blognya, seperti biasa lihat blog mbak nina itu bikin ngiler 😀 , dan karena masih punya stok selai nanas jadi bikin nastar lagi, kalo postingan nastar sebelumnya pake resep NCC, sekarang mau nyoba yang resep Ny. Liem, karena insya Allah rekomended juga. Ternyata setelah dicoba memang resep ini rekomemded, sama enaknya dengan resep NCC. Resep nastar NCC manghasilkan nastar yang meprul luar dalem sedang resep Ny. Liem menghasilkan nastar yang kres di luar dan meprul di dalam. Kalo dilihat dari komposisi resepnya, resep Ny. Liem lebih banyak tepungnya, adanya putih telur, dan juga penggunaan gula resep Ny. Liem ini lebih banyak jika dibanding resep nastar NCC, sehingga nastar yang dihasilkan pun lebih kres sedikit dibanding NCC, tapi dalemnya tetep meprul, dan agak manis sedikit tapi manisnya pas, sehingga dapat disimpulkan nastar ini enak, sama enak-enaknya dengan Nastar NCC, dan ini adalah analisis abal-abal saya 😀 …semoga saja yang saya sampaikan benar…hihihi…jadi jangan ragu untuk mencoba dua resep ini…terimakasih Ny. Liem dan teimakasih bu Fatmah dan terimakasih mbak nina 🙂

Disini saya mengunakan olesan telur, madu, dan susu cair,  jika yang dulu menggunakan telur dan madu, maka dalam nastar ini saya pengen nyoba yang lain. Olesan telur dan madu membuat warna kuning agak coklat (lebih gelap) penambahan susu membuat warnanya sedikit lebih terang, dan saya ngolesnya dua kali supaya olesannya agak tebal.

dan berikut resepnya saya copas dari blog mbak nina dan ada penyesuaian sedikit dari saya :

NASTAR KLASIK ALA NY. LIEM
Bahan :
  • 200 gr butter
  • 100 gr margarin
  • 1 telur utuh
  • 1 kuning telur
  • 100 gr gula pasir halus
  • 475 gr tepung terigu
  • 40 gr susu bubuk
Bahan Isian :
  • selai nanas
Bahan Olesan :
  • 3 kuning telur, kocok lepas dengan 2 sdt madu dan 1/2 sdt susu cair

Cara membuat:

  1. Kocok sebentar butter, margarin, gula dan telur, cukup sampai tercampur saja.
  2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk perlahan hingga tercampur rata.
  3. Ambil sedikit adonan, bentuk bulat, isi dengan selai nanas. Susun diloyang, beri jarak satu dengan yg lain.
  4. Panggang menggunakan suhu 150’C selama 15 menit, keluarkan dari oven dan oles dengan bahan olesan.
    Kecilkan suhu oven menjadi 100-120’C dan panggang kembali hingga matang dan berwarna keemasan.
    (saya pake otang menggunakan api kecil banget, 20 menit pertama di rak tengah ditambah 5 menit di rak atas, keluarkan dari oven, poles dengan bahan polesan, oven lagi di rak atas hingga kuning keemasan).
  5. Angkat, biarkan dingin. Susun dalam toples, tutup rapat.

oke selamat mencoba 😉