Japanese Cheese Cake (JCC)

4a1e2207899e84daf6a22313d294a1e3

Alhamdulillah akhirnya bisa juga bikin JCC, ini adalah JCC yang kedua saya pernah bikin yang pertama kali gagal dengan sukses 😀 karena pada waktu dioven, air yang digunakan untuk memanggang dengan teknik au bain marie masuk ke adonan cakenya 😀 karena saya menggunakan loyang sambungan padahal sudah dikasih alumunium foil untuk membungkus loyang tapi tetap merembes kedalam 😦 sepertinya cara saya membungkus kurang pas 😀

dan akhirnya saya bertekad untuk membeli loyang tanpa sambungan…ciee bertekad niyeee 😀 dan akhirnya dapet di amira baking shop toko mbak maulina…dan alhamdulillah loyangnya bagus dan tebel…jadi suka…terimakasih mbak maulina 😉 …dan setelah punya loyang langsung pengen nyoba bikin…dan alhamdulillah kesampaian juga…

untuk resepnya saya mencoba resep mbak ricke ordinary kitchen…meskipun belum secantik punya mbak ricke 😀 alhamdulillah saya senang dengan hasilnya…tapi pas ngoven sebenarnya kurang kering sedikit lagi…karena mau ada acara jadi masih kuning agak tua sudah saya angkat…sepertinya harusnya lebih kering sedikit lebih mantep hasilnya…tapi alhamdulillah kembar dan ayahnya seneng…

a795022ae6e77b432c2926d0bfb2abee

berikut resepnya saya copas dari blog mbak ricke…terimakasih mbak ricke sharingnya 😉

 Japanese Cheese Cake
(Sumber: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake by Yasaboga)

Bahan:
– 50 gram terigu
– 50 gram maizena
– 60 gram butter
– 250 gram cream cheese (biarkan pada suhu ruang)
– 120 ml whip cream cair
– 3 butir kuning telur
– 1 butir telur utuh
– 5 butir putih telur
– 2 sdt parutan kulit jeruk lemon
– 1/8 sdt garam
– 125 gram gula pasir (apabila suka manis bisa ditambah)
– 1 sdm air jeruk lemon

Cara membuat:
– Siapkan loyang bulat ukuran diameter 20 cm atau 22 cm. Alasi kertas roti, olesi tipis mentega. Sisihkan. Pasang oven 150 derajat celcius.
– Campur dan ayak terigu dan maizena. Sisihkan.
– Campur butter, cream cheese, dan whip cream. Panaskan diatas api kecil sambil diaduk rata sampai meleleh. Ga usah terlalu lama ya, asal sudah leleh dan tercampur rata langsung angkat. (setelah diangkat saya saring lagi takut ada yg menggumpal di campurannya)
– Masukkan campuran terigu dan maizena. Aduk rata. Masukkan kuning telur dan telur utuh. Aduk rata. Masukkan kulit jeruk lemon aduk rata. Sisihkan.
– Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai putih telur mengembang dan membentuk kerucut tumpul ketika mixer diangkat (soft peak).
– Tuang 1/3 adonan putih telur ke dalam adonan cream cheese, aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur (teknik pancingan), aduk rata sampai homogen. Tuang adonan ke loyang, panggang dg cara au bain marie (steam bake atau pemanggangan dg menggunakan loyang air) selama kurang lebih 75 menit atau sampai permukaan cake menjadi kuning/coklat keemasan (tergantung oven masing-masing yaaaa… ada juga yang lebih lama sekitar 90 menitan). Keluarkan dari oven.
– Setelah benar-benar dingin, lepaskan cake dari loyang. Kelupas perlahan kertas rotinya. Siap disajikan dg olesan glaze di atasnya atau diberi topping sesuai selera.

Glaze:
– 2 sdm selai apricot/strawberry/blueberry
– 2 sdm air
Panaskan selai dan air, aduk rata. Oles ke atas cake.

Iklan

Rujak Cireng Maknyus

Saya termasuk penggemar jajanan yang berbau-bau tepung tapioka…ahhh apa sih yang saya ndak suka 😀 , termasuk cireng ini, sudah beberapa kali nyoba resep cireng dan alhamdulillah sepetinya saya jatuh cinta dengan resep cireng pak wisnu ini, saya tau resep ini dari mbaf Fa, iya mbak Fa posting di FB dengan foto yang menarik, jadi langsung pengen nyoba. dan setelah saya coba memang hasilnya memuaskan, saya sudah beberapa kali juga mencoba resep ini dan alhamdulillah teman-teman rata-rata suka katanya enak.

Iya yang membuat saya suka sama resep ini cara membuatnya mudah dan hasilnya enak, renyah diluar dan empuk di dalam, tapi memang membuat cireng rata-rata caranya mudah juga sih, tapi melihat hasil cireng ini makin suka aja dengan resepnya.

tetapi karena semua kembali ke selera masing-masing maka resep cireng yang saya dapat dari fb Mbak Fa ini, saya ubah-ubah dikit takarannya menyesuaikan selera saya, terimakasih banyak mbak fa 😉

Bumbu Rujak :

Bahan :

  • 30 gram gula aren/gula merah
  • 5 buah cabe rawit atau sesuai selera
  • 1 siung bawang putih yang agak kecil
  • 30 ml air
  • seujung sdt garam
  • 2 butir asam jawa

Cara membuat bumbu rujak :

haluskan gula aren, cabe, bawang putih dan garam kemudian masak bersama air dan asam hingga agak kental, koreksi rasa dan matikan api.

Cireng

Bahan :

  • 125 gr aci/tapioka/kanji
  • 1 batang daun bawang, iris halus

Bumbu Halus :

  • 2 siung bawang putih dihaluskan
  • 1 sdt garam
  • 1/4 sdt merica halus
  • 1/4 sdt gula

Biang :

  • 50 gr aci / kanji / tapioka
  • 175 ml air dingin suhu ruang / air biasa

Cara membuat :

  1. Dalam panci campur bahan biang, bumbu halus dan daun bawang, aduk rata, kemudian nyalakan kompor masak sampai menjadi lem;
  2. Dalam mangkok masukkan kanji yang 125 gr.
  3. Segera tuang biang panas ke dalam campuran aci kering. Uleni pelan-pelan menggunakan tangan. Hati-hati ya karena biang masih panas, gunakan ujung jari saja untuk nguleni. Setelah menghangat, uleni menggunakan telapak tangan sampai rata dan jadi menggumpal tapi pelan saja soalnya apabila terlalu kuat nguleninya akan menyebabkan cireng agak alot. Adonan biang agak ditarik tarik, balurin ke tepung kanji supaya bisa menyatu dengan biangnya.
  4. Ambil sejumput adonan dan bentuk menjadi pipih. Lakukan sampai adonan habis.
  5. Panaskan minyak goreng agak banyak, setengah panas, masukkan cireng dalam minyak dan goreng menggunakan api agak sedang sampai matang dan sedikit kering. Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat bersama bumbu rujak.

Suara Hati, Roti Tawar dan Donat coba-coba

donat roti tawar_upload1

kadang lelah menyapa…semua hal terlihat salah…mungkin waktunya duduk sejenak melihat ke dalam, melihat dosa yang telah menumpuk, membersihkan diri yang berdebu, mendekatkan diri kepada pemilik-Nya…itu lah hidup kadang naik kadang turun, kadang sedih kadang bahagia, dan semuanya insya Allah ada hikmah yang sedang disampaikan-Nya kepada kita…

melihat keluar…begitu banyak orang-orang yang menakjubkan…yang bekerja dan beribadah dengan hati dan cinta bertujuan hanya mencari ridho-Nya…menatap hari dengan senyuman…menyapa dengan ketulusan dan bekerja dengan penuh keikhlasan..subhanallah…

melihat keluar begitu banyak orang-orang yang sedang mengagungkan ayat-ayat Al-Qur’an…membacanya dan menghafalkan dengan penuh cinta kasih…ada kedamaian, ada keteduhan dan ada kebahagiaan yang tak terbatas…wajahnya terasa teduh…hatinya terasa lapang…hidupnya teras indah…subhanallah…

sungguh mereka semua orang yang sangat menginsirasi…alhamdulillah terimakasih ya Allah Engkau telah mempertemukan dengan orang-orang yang luar biasa…sungguh nikmat yang telah engkau berikan sangatlah banyak…

Ya Allah kuatkanlah kami dalam Iman dan Islam…kuatkanlah kami dalam berjalan dijalan-Mu…aamiin…

Yakinkanlah kami bahwa semua kehendak-Mu adalah baik…dan semua adalah cinta-Mu kepada kami…cintakanlah kami atas semua kehendah-Mu…aamiin…

dan jadikanlah kami menjadi hamba-Mu yang sabar dan pandai mensyukuri nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami…aamiin…

seperti biasa setelah sesi nasehat untuk saya sekarang cerita makanan…hehehe…

akhir-akhir ini di media sosial banyak sekali berseliweran foto-foto roti yang menggunakan resep killer soft breadnya (KSB) victoria-bakes , jadi saya pun ikut penasaran, dan saya pun mencoba, ya meskipun percobaan saya setengah sukses juga…alias agak gosong 😀 , secara tekstur menurut saya lumayan lembut dan seratnya panjang-panjang, tapi sayang saya bikinnya malam jadi ndak dipotret serius…cuma pake hape saja…hehehe. Saya belum pernah membuat roti atau donat tanpa umbi dengan menggunakan full terigu protein tinggi biasanya masih ada campuran protein sedang, dan di resep ini menggunakan full terigu protein tinggi makanya saya penasaran pengen mencoba, dan ternyata menurut saya selain lembut di dalam dia cendereng renyah di luar, tapi ini hasil percobaan saya, saya ndak tau percoban teman-teman…bisa jadi hasil ini tidak valid karena kesalahan saya…hihihi

dari percobaan itu jadilah ngobrol sama mbak puji nandangwuyung  mengenai kelembutan si KSB ini, dan menurut mbak puji kelembutannya dihasilkan dari penggunaan whipped cream dalam adonan roti, dan serat tinggi dihasilkan protein tinggi, dan saya sepakat dengan mbak puji penambahan cream di dalam adonan akan membuatnya lembut tapi kalo serat tinggi saya belum tau 😀 …tentulah saya mengikuti mbak puji…hehehe…terimakasih banyak mbak puji sharingnya 😉

dulu pernah juga dikasih resep donat pake whipped cream, dan yang ditawarkan adalah kelembutan juga, jadilah berdasarkan itu saya pengen membuat roti tawar putih yang lembut, karena sudah lama pengen bikin roti tawar yang warnanya putih belum kesampaian 😀 . Sebelumnya saya pernah bikin roti tawar tapi saya kasih kuning telur jadinya warnanya agak kuning, nah sekarang mempung punya stok mentega putih jadi pengen bikin…dan alhamdulillah kesampaian…

roti tawar1_upload

dan hasil resep ini hasil rotinya alhamdulillah lumayan lembut, tapi susunya kurang berasa sedikit jadi yang saya tulis ini adalah resep yang sudah saya tambahin susu, dan warnanya lumayan putih karena saya hanya menggunakan putih telur saja…tapi sayang pas motong rotinya ga rapi soalnya belum punya pisau roti … #nyari alasan 😀 dan motretnya kurang pas lagi jadi tekstur roti tidak terlihat jelas 😀

dan untuk donat hasilnya lembut di dalam, renyah diluar, dan cenderung ringan, mungkin ini efek penggunaan full putih telur ya…jadinya agak ringan dan agak renyah…mudah-mudahan kesimpulan saya ini benar ya 😀

oiya selain mencoba resep, kali ini saya mencoba menguleni dengan mikser lumayan juga meskipun mikser saya bukan yang heavy duty…alhamdulillah untuk tepung 500 gram hasilnya lumayan kalis dibanding saya uleni sendiri 😀

resep ini saya adaptasi dari resep KSB yang ubah-ubah dikit menyesuaikan keinginan saya, dan berikut resepnya :

Roti Tawar dan Donat Coba-coba
Bahan:
  • 300 gram tepung terigu protein tinggi
  • 220 gram tepung terigu protein sedang
  • 54 gram susu bubuk ( 2 sachet susu bubuk kemasan kecil)
  • 11 gram ragi (1 sachet ragi instan)
  • 3 putih telur + 50 gr whip cream bubuk + 220 ml susu cair
  • 60 gram gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 60 gram mentega putih
 
Cara membuat:
  1. campur putih telur, whip cream bubuk dan susu cair, aduk rata (sisihkan).
  2. campur semua bahan kering dan aduk rata (terigu, susu bubuk, ragi, garam, gula).
  3. kemuadian masukkan campuran cairan ke dalam bahan kering sedikit demi sedikit hingga adonan terasa pas, dan hentikan pemberian cairan jika dirasa cukup.
  4. kemudian uleni hingga kalis, setelah kalis masukkan mentega putih dan ulen hingga kalis elastis
  5. Diamkan sampai mengembang 2x lipat, sekitar 30 menit.
  6. Kempiskan, bagi menjadi beberapa bagian (saya timbang masing-masing 40 gram untuk donat dan 90 gram untuk roti tawar), bulatkan. Diamkan lagi sekitar 15 menit.
  7. untuk donat tipiskan sedikit dan lubangi bagian tengahnya (saya menggunakan cetakan donat ukuran yang sedikit lebih besar dari ukuran adonan jadi yang pinggir ndak kepotong oleh cetakan ataupun kalo kepotong cuma dikit), kemudian diamkan sekitar 20-30 menit hingga donat mengembang, kemudian goreng menggunakan sumpit sambil diputar-putar, apabila sudah kuning kecoklatan balik sisinya kemudian tunggu sisi yang lain sampai kuning kecoklatan juga dan langsung angkat.
  8. untuk roti tawar giling tipis adonan, kemudian gulung sehingga bentuknya menjadi seperti tabung bulat memanjang, kemudian masukkan ke loyang yang sudah diolesin margarin, diamkan 30 menit atau sampai hampir memenuhi loyang, kemudian tutup loyang (apabila loyang ada tutupnya), kemudian  masukkan oven (saya menggunakan otang dengan api kecil) dengan waktu sekitar 25-30 menit.

donat roti tawar_upload

 

Menikmati Senja dengan Kue Bawang

kue bawang_upload

Kadang aku ingin duduk termenung menatap senja…
Menghitung langkah yang kulalui…berapa banyak dosa yang kuperbuat hari ini…berapa banyak pula yang telah kutumpuk…
Ahhh…tapi itulah aku begitu mudah membuat dosa…
Andai saja Allah bukan Maha Pengampun mungkin akan banyak balasan yang kuterima…

Lalu aku termenung kembali…tentang nikmat yang kuterima…dan ternyata pemberian-Mu lebih banyak…
Alhamdulillah…segala puji untuk-Mu…dosaku Engkau balas dengan banyak kebaikan…
Kebaikan yang tak terhitung jumlahnya…
Dosaku mungkin sebanyak buih di lautan tapi rahmat-Mu melebihi itu…subhanallah…Maha Suci Engkau Ya Allah…mudahkanlah kami selalu untuk dekat dengan-Mu…aamiin…

Semoga setiap detik berlalu, setiap detakan jantung, setiap nafas yang terhembus, setiap huruf yang tertulis, setiap kalimat yang terucap, setiap langkah kaki ini…semoga semuanya seluruh hidup kami akan bertujuan kepada-Mu Ya Allah…aamiin…
Mudahkanlah kami dalam melangkah dijalan-Mu…aamiin…
Sampai nanti…sampai kami bisa berjumpa dengan-Mu Ya Allah…aamiin….

seperti biasa setelah sudah menasehati diri saya…yukk kita lanjutin cerita tentang kue…hehehe

kali ini saya kan menceritakan tentang kue bawang…sebenarnya saya masih bingung perbedaan antara pangsit dengan kue bawang atau disebut juga keripik bawang 😀 , ya karena keduanya rasanya mirip tapi yang jelas resep kue yang saya ceritakan adalah kue bawang karena memang di dalam resepnya banyak menggunakan bawang baik bawang merah maupun bawang putih.

pas mbak fa cerita tentang kue bawang, katanya gurih renyah, enak…langsung kepikiran buat snack arisan, dan alhamdulillah bulan ini saya ketempatan arisan…dan alhamdulillah kue bawang pun jadi snack arisan. Setelah mencari beberapa resep kue bawang akhirnya saya pengen nyoba resep mbak Sukma dari cookpad, terimakasih mbak Sukma sharingnya 🙂 …iya saya penasaran dengan resep mbak Sukma ini karena penggunaan bawang merah yang banyak…pengen tau seperti apa ya rasanya kalo bawang merahnya banyak…dan disana juga ada testimoni yang sudah nyobain resepnya katanya enakk…jadi mantab untuk bikin…dan ternyata rasanya memang enak…empukk dan gurihhh…benar-benar recomended untuk dicoba, tapi saya mengurangi jumlah terigu sedikit dari resep asli dan saya ganti dengan tepung beras…karena saya menginginkan teksturnya agak sedikit keras…maklum saya suka makanan yang keras 😀 …tapi meskipun sudah saya tambah tepung beras hasilnya masih tetep empuk kok 🙂

ndak percaya ??? yukkk ahhh dicoba resepnya 😀

oiya lupa mau cerita tentang bikinnya pas bikinnya kami bikin berempat, saya, ayah kembar dan si kembar…duhhh seru banget masak bareng-bareng…si kembar membantu giling dan ngasih adonan siapp goreng ke ayah dan ayah goreng-goreng dan saya bagian ngatur kembar 😀 dan motong-motong…pokoknya seruuu…senang sekali…alhamdulillah…terimakasih ya kembar dan ayah sudah dibantu…luvvv u all…dan berikut resepnya 😉

Kue Bawang / Kripik Bawang
Sumber : mbak Sukma

Bahan-bahan

  • 450 gr terigu
  • 150 gr tepung tapioka
  • 50 gr tepung beras
  • 200 gr bawang merah, iris halus
  • 2 butir telur kocok lepas
  • 2 sdm margarin
  • 120 ml santan
  • 5 batang seledri, iris halus
  • secukupnya Minyak untuk menggoreng,)

Bumbu Halus :

  • 50 gr bawang putih
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt lada halus

Cara Membuat :

  1. Tumis bawang merah yang sdh diiris halus dg sedikit minyak hanya sampai layu saja yaa, krn nanti akan digoreng lagi.
  2. Kocok telur dan santan, sampai rata.
  3. Masukkan semua bahan kecuali margarin, masukkan juga campuran telur dan santan serta bumbu halus dalam wadah, kemudian uleni sampai agak kalis, kemudian masukkan margarin uleni lagi sampai kalis tapi tidak sampai elastis tujuan pengulenan disini supaya bahan menyatu dan adonan lebih halus, di beberapa resep stik ada adonan yang tidak boleh diuleni terlalu kuat karena akan menyebabkan hasilnya keras, tapi kalo kue bawang ini meskipun kita agak lama nguleninya insya Allah tidak akan keras karena bawang merah yang cukup banyak akan tetap membuat kue renyah dan empuk. (apabila santan kurang bisa ditambah sedikit saja karena kalo kebanyakan adonan bisa lembek dan akan susah digiling).
  4. Ambil segumpal adonan, giling dg pasta maker/cetakan mie. Dimulai dg nomor besar, lakukan berulang hingga hasil mulus.
  5. Tipiskan dg nomor kecil, ketebalan sesuai selera, lakukan hingga semua adonan habis dan potong-potong sesuai selera. (sebaiknya proses ini dilakukan sedikit demi sedikit, sehingga adonan yang siap goreng tidak menunggu lama yang akan menyebabkan jadi kering)
  6. Susun hasil potongan dalam piring, jangan terlalu penuh agar tdk menggumpal dan lengket, taburi tepung jika perlu.
  7. Kemudian goreng dengan api sedang hingga kuning keemasan, angkat dan tiriskan.

Selamat mencoba 😉

kue bawang1_upload

Bubur Kacang Hijau dan Ketan Hitam

lama sekali ndak update blog, eh tapi memang blognya memang ndak sering update juga 😀 …nah untuk pemanasan kali ini bikin yang mudah-mudah dulu…iya kita bikin bubur yukkk…iya bubur kacang hijau adalah kesukaan kembar dan ayahnya…sering nyimpen di kulkas buat stok tapi belum sempat motret dan nulis di blog…jadi sekarang waktu yang tepat daripada blognya sepi 😀

lama ndak ngeblog jadi bingung juga mau nulis apaan :D…yuk ahhh berikut resep bubur kacang hijau dan ketan hitamnya, mudah dan enakkk…

RESEP :

Bahan Bubur Kacang Hijau :

  • 250 gram kacang hijau (rendam semalaman)
  • 100 gram gula merah
  • 5 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdt tepung tapioka ditambah sedikit air dan aduk rata
  • air untuk merebus secukupnya
  • 2 lembar daun pandan

Bahan Bubur Ketan Hitam :

  • 250 gram ketan hitam (rendam semalaman)
  • 125 gram gula merah
  • 5 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdt tepung tapioka ditambah sedikit air dan aduk rata
  • air untuk merebus secukupnya
  • 2 lembar daun pandan

Cara membuat :

Rebus kacang hijau/ketan hitam yang sudah direndam bersama daun pandan hingga kacang hijau/ketan hitam agak empuk, kemudian masukkan gula merah, gula pasir, dan garam tunggu hingga kacang hijau atau ketan hitam benar-benar empuk, apabila air sudah mau habis tapi masih belum empuk bisa ditambahkan air lagi, apabila sudah empuk, koreksi rasa, dan masukkan cairan tepung tapioka sedikit demi sedikit hingga agak kental dan koreksi rasa lagi.

KUAH SANTAN  (masak semua secara bersamaan dan aduk hingga mendidih dan agak kental) :

  • 500 ml santan dari satu butir kelapa
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan

 

Cerita Hidup dan Takoyaki

takoyaki_upload

Semakin berjalan adalah umur semakin bertambah dan jatah usia kita semakin berkurang, jadi sudah sepantasnyalah kita mempersiapkan hari esok nan indah disana. Hidup kita di dunia adalah bekal kita menuju kehidupan yang hakiki, maka kita harus bisa menggunakan setiap langkah kita untuk melakukan kebaikan, semoga apa yang kita lakukan tercatat sebagai amal ibadah…aamiin.

Kadang banyak hal menghampiri kita, semua nampak begitu menyenangkan, kebahagiaan dan semua nampak baik-baik saja, tapi ternyata kita sedang di dalam kubangan dosa dengan mencintai dunia yang fana. Dunia datang dengan indahnya dan kita merasa itu baik-bak saja, pujian datang menggoda, dan ternyata hati ini semakin jauh dari pemilik-Nya. Iya ketika semua terasa baik-baik saja kadang kita lupa dengan Allah swt. dan akhirnya lambat laun hati kita semakin kosong dan hampa, namun sebaliknya ketika banyak ujian atau cobaan kita akan lebih sering mendekat kepada Allah swt., mungkin ujian itu datang untuk mengingatkan kita agar mendekat kepada Allah, karena mungkin hanya ujian yang bisa mengingatkan kita, nauzdubillah. Ya Allah dekatkanlah kami dengan-Mu selalu, apapun keadaannya semoga kami selalu dekat dengan-Mu. Nikmat adalah dari-Mu, sudah seharusnya kami selalu bersyukur kepada-Mu, dan ujian adalah dari-Mu, maka mudahkanlah kami bersabar dijalan-Mu…aamiin…Ya Allah luruskanlah setiap langkah kami hanya karena-Mu saja ya Allah, kami tidak menginginkan apapun, yang kami inginkan hanya kedamaian bersama-Mu, kebahagiaan dekat dengan-Mu, dan menjalani hidup ini karena panjenengan saja ya Allah…tolonglah kami dan lindungi kami Ya Allah…aamiin.

itulah kehidupan, sudah seharusnya semakin kita bertambah usia bertambah bijaklah kita, dan bertambah dekat dengan Allah. Iya pertemuan kita dengan Allah semakin dekat, dan semoga ketika hari itu tiba menjadi hari yang terbaik yang pernah kia rasakan…aamiin…

Itulah sepenggal curhat yang ingin saya tuliskan untuk mengingatkan saya sendiri, dan sekarang giliran cerita tentang si takoyaki….

takoyaki_square2_upload takoyaki1_upload

sebenarnya bikin takoyakinya sudah lama tapi belum sempat ke posting dan berhubung blog selama desember belum ada postingan masuk maka di tanggal terakhir desember ini disempet-sempetin upload 😀

saya dapet resep takoyaki ini dari mbak anita joyo …dulu pas belum punya cetakan takoyaki pernah bikin tapi ndak sukses karena aku pake cetakan cara bikang jadinya aneh 😀 …dan alhamdulillah kesampaian juga punya cetakan takoyaki dan alhamdulillah bisa bikin takoyaki sendiri…dan rasa resep mbak nita ini mantep lah…mirip sama yang dijual itu…terimakasih mbak anita joyo…muaachhhh 😉

takoyaki_square1_upload

dan berikut resepnya :

TAKOYAKI

Bahan:

  • 100 gr tepung terigu protein rendah
  • 1 butir telur
  • 1 sdt kecap asin
  • 1 sdt kaldu bubuk rasa ayam, kalo gak suka di-skip ajah
  • 350 ml air es
  • garam dikit

Isian:

  • Kol, iris kecil
  • daun bawang, iris tipis
  • tako, iris2 tipis (isan bisa diganti sesuai selera)
  • rice crispy / tenkasu, saya ganti taro net, dikremes😁 (optional)

Pelengkap:

  • Saos takoyaki
  • Mayonaise
  • Aonon/Bubuk Nori (saya tidak pake)
  • Katsuobushi ( saya pake kalo pas punya 😀 )

Cara membuat:

  1. Campur tepung, garam & kaldu bubuk aduk rata, sisihkan
  2. Kocok lepas telur, air es, kecap asin sampei tercampur rata, kemudian tuangkan tepung, aduk rata
  3. Panaskan takoyaki pan, olesi minyak, tuang adonan sampe penuh, masukkan isian (saya kol langsung diaduk bersama adonan yang siap tuang)
  4. tunggu bagian pinggir sudah sedikit mengeras, jangan sampai kecoklatan balik adonan menggunakan dua tusuk sate sampai setengah bagian ‘tumpah’ dicetakan
  5. lalu tuang lagi adonan hingga penuh, baru dibalik seluruhnya, sehingga akan membentuk bulatan penuh
  6. Kalo pinggirnya udah mulai mengeras, puter perlahan sampai terbalik, biarkan sampai kecoklatan sambil sesekali di puter2. Angkat
  7. Hidangkan hangat dengan saos takoyaki, mayonaise, taburan nori & katsuobushi

 

SAUS TAKOYAKI

  • 4 sdm saus tomat
  • 3 sdm worchestershire sauce
  • 2 sdm kecap asin
  • 1 sdm gula
  • 150 ml aer
  • 1 sdt kaldu bubuk ayam
  • 1 sdt kanji, larutin dgn sedikit aer

Cara
• campur semuamuanya, aduk diatas api kecil sampai mengental

 

takoyaki_square_upload takoyaki2_upload

Mencari Ketenangan ditemani Roti Maryam

Hiruk pikuk dunia kadang membuat kita lupa, secara tidak sadar kita berlomba-lomba dalam hal duniawi atau bahkan ternyata secara tidak sadar kita sedang mengejar-ngejarnya. Indikatornya memang kadang tidak terlihat jelas, mungkin kelihatannya kita sedang menunut ilmu atau sedang berbagi ilmu tapi secara tidak sadar kita lupa meluruskan niat dalam melangkah, mungkin kita lupa apa tujuan dari kegiatan itu sendiri hingga tak sadar kita sedang mencari pujian dari sana sini. Mungkin yang bisa merasakan kita sendiri seberapa lurus niat kita, seberapa benar apa yang telah kita kerjakan, insya Allah jika apa yang kita lakukan benar maka ketenangan akan meliputi kita dan sebaliknya apabila ada hal-hal yang merasa membuat kita tidak nyaman disitulah kita perlu meluruskan niat kembali, iya karena mungkin niat kita diawal sudah benar tapi ditengah perjalanan niat kita mengalami gangguan jadi niat kita harus diluruskan setiap saat. Jika niat kita benar insya Allah jalan ini akan mudah dan kalaupun ada rintangan, ada Allah yang selalu menolong kita, sehingga ketenangan akan selalu meliputi kita, aamiin. Meluruskan niat itu penting tapi mengerjakannya juga sama pentingnya karena kita niatkan saja tanpa melakukan sesuatu berarti niat kita belum terlaksana (meskipun niat pun ada balasannya insya Allah), dan dalam proses pelaksanaan mungkin kita akan menemui banyak kendala, dengan tetap berbaik sangka kepada Allah insya Allah kita akan menemukan sesuatu di setiap kejadiannya, yakinlah itu 🙂 . Yang terpenting adalah luruskan niat dalam segala hal, terus perbaiki diri, nikmati setiap proses, bersyukur setiap saat, dan selalu mendekat kepada-Nya insya Allah kita akan menemukan ketanangan disana, dan semoga semua yang kita lakukan menjadi amal ibadah kita…aamiin 🙂

sekian cerita pada hari ini 😀 …iya tulisan diatas adalah untuk mengingatkan saya, untuk terus memperbaiki hidup, karena hidup di dunia ini sementara dan kita tidak pernah tau kapan kita akan kembali kepada-Nya, semoga kita bisa mengisi hidup kita dengan kebaikan-kebaikan yang banyak…aamiin 🙂

setelah memberi nasehat untuk diri sendiri, sekarang waktunya kita cerita tentang makanan…hihihi…kali ini saya akan menceritakan roti maryam. Roti maryam ini adalah request suami, apa sih yang ndak untuk suami…hihihi. Melihat bentuknya sepertinya susah membuatnya jadi saya kurang berselera untuk membuatnya 😀 , tapi melihat adek sepupuku bisa membuatnya saya jadi penasaran, soalnya adek saya ini orangnya unik jadi agak takjub jika dia sekarang mulai suka membuat kue…sepertinya naluri keibuannya sudah muncul 😀 , dan alhamdulillah ndak sengaja pas blog walking di blog mbak vivi lihat ada roti maryam duhhh senengnya langsung di klik dan lebih seneng lagi ketika disana ada step by stepnya dan ditambah penampilan roti maryam mbak vivi yang cantik jadi makin pengen segera bikin..terimakasih mbak vivi…mmmmuaachhh 😉

ternyata membuat roti maryam itu tidak serumit yang kubayangkan, bahannya pun mudah di dapat, dan enaknya lagi bisa jadi roti maryam frozen jadi kalo takut ndak habis bisa disimpen di kulkas dan kita bisa memanggangnya sewaktu-waktu. Setelah matang, langsung di uji sensori sama suami 😀 , alhamdulillah rasanya enak seperti yang beli-beli itu katanya dan senengnya lagi suami langsung bilang “terimakasih cinta” 😀 … mesikupun roti maryamku belum secantikpunya mbak vivi sih 😀 dan kami beli gule sama tongseng kambing untuk menemani roti maryam, dan saya baru sadar kalo roti maryam itu enakkk 😀

yukkk ahhh ndak usah kelamaan ceritanya 😀 , berikut resepnya yang saya copas dari blog mbak vivi dan saya membuat setengah resep dari resep ini, dengan hasil jadi 11 dengan ukuran standar ….

ROTI MARYAM

Bahan :

  • 1 kg tepung terigu
  • 2 btr telur utuh
  • 2 btr kuning telur
  • 4 sdm susu bubuk
  • 1 sdt garam
  • 175 cc minyak goreng
  • 450 cc air hangat
  • margarin untuk olesan

Cara membuat :

  1. Siapkan wadah, masukkan air, minyak goreng dan telur. Aduk dengan garpu atau whisker asal rata aza.
  2. Masukkan bahan kering ke dalam campuran minyak goreng tadi, uleni sampai bener2 kalis.
  3. Adonan siap digunakan.
  4. Siapkan loyang yang udah dioles minyak goreng. Bagi adonan sama rata (ukuran standart jd 22 biji) tp klo mo yg lbh kecil boleh ato yg lebih gede jg boleh….:D suka2 aza deh yaaa…
  5. Setelah itu tutup adonan dgn plastik dan lap basah, diamkan 1 jam (nyambi kerja yg lain deh, hehee)
  6. Setelah 1 jam, tipiskan adonan hingga nampak tipis dan transparan tapi jangan sampai robek dan membentuk lingkaran atau persegi yang lebar (cukup ditekan2 dg tangan krn adonan udh lentur) dimeja yg udh dikasih minyak goreng biar ga lengket. Oles rata dgn 1sdm margarin…
  7. Kemudian dari ujung gulung pelan2….kemudian didiamkan dulu yaa biar lbh elastis lagi untuk proses selanjutnya…
  8. Kemudian tarik pelan-pelan biar lebih panjang, lalu ujung yang satu digulung melingkar membentuk seperti obat nyamuk dan ujung yang lain juga digulung seperti itu dengan arah yang berlawanan, kemudian dua lingkaran itu ditumpuk ditengah….
  9. Letakkan adonan diatas sepotong kertas nasi ato plastik ato daun pisang ..tujuannya biar mudah ketika akan dipindah ke teflon…eh jgn lupa adonan dipipihkan yaa…kira2 1/2cm deh…
  10. kemudian panggang roti maryam di teflon, dan roti maryam siap dinikmati 🙂

oke selamat mencoba dan semoga hidup kita dipenuhi ketenangan dan kebahagian ya teman-teman…aamiin 🙂