Kue Cucur

Akhir-akhir ini senang sekali mencoba resep makanan tradisional…ya karena aku memang suka makanan tradisional…bisa dibilang lidahku ini nasionalisme tinggi 😀 …ya kan memang makanan indonesia enyakkk…enyakkk…hihihi…gurih kelapanya itu lho…bikin lagi dan lagi 😀

dari dulu pengen nyoba bikin cucur tapi aku agak deg-degan alias trauma 😀 kalo urusan kue yang serat menyerat…seperti semacam jika beruntung dapet seratnya jika tidak selamat mencoba lagi 😀 …ehhh maap mungkin aturan ini hanya untukku karena memang aku masih level pemula dibidang perkuean ini…hihihi…

kue cucur

nah tapi pas lihat mbak Puji Rahayu posting di fb kue cucur bisa cantik jelita jadi pengen nyoba…kan kalo ndak bisa kan masih bisa konsultasi gratis sama mbak Puji…terimakasih mbak Puji penjelasan dan resepnya ya…i luv mbak ;)…alhamdulillah dipertemukan orang-orang yang pinter masak dan baik hatinya…semoga Allah membalas kebaikan mereka…aamiin… 🙂

kue cucur

dan lanjut ke praktek nah pas percobaan pertama yang harusnya pake air kelapa dan aku ndak punya air kelapa tapi aku punya kelapa jadi aku ganti santan…aku pikir rasanya bisa tambah gurih…ehhh ternyata hasilnya malah ndak berserat sama sekali 😀 …ini maunya inovasi kok malah gagal 😀 …tidak apa-apa gagal kan katanya sukses yang tertunda…**mencoba menghibur diri 😀 **…dan karena masih penasaran akhirnya aku bikin yang kedua dan kali ini aku mengikuti aturan yang ada 😀 ….dan alhamdulillah kue cucur jadi dan berserat cantik…tapi cuma warnanya kurang seger soalnya aku pake daun suji dan daun sujinya kurang jadi warnanya pucet…hihihi…dan akhirnya aku bikin yang ketiga karena ndak mau ribet akhirnya aku pake pewarna makanan (ini tidak perlu dicontoh 😀 )…alhamdulillah jadi dan warnanya lebih cantik…iya yang difoto ini bikinan yang ketiga…hehehe…jadi insya Allah resep ini rekomended tapi harus taat peraturannya…hihihi

kue cucur

dan berikut resepnya aku copas dari blog mbak Puji

KUE CUCUR

Sumber : Puji Rahayu W.
 
Bahan:
  • 300gr tepung terigu
  • 200gr tepung beras
  • 250gr gula pasir
  • 500ml air hangat (dibikin dari campuran blanderan pandan suji, atau bisa langsung pakai pasta pandan)
  • 100ml air kelapa (bisa diganti air hangat biasa) –> sy pake air kelapa
  • 1/2sdt garam
Cara Membuat:
  1. Campur tepung terigu, tepung beras dan gula pasir. Aduk rata.
  2. Tuang air hangat sedikit demi sedikit (1 gelas terlebih dahulu), uleni pakai tangan sampai adonan rata dan lembut (adonan masih lengket dan menggumpal kaya adonan roti tp lembek).
  3. Tuang air dan air kelapa sedikit demi sedikit sampai adonan licin dan nampak berbuih. (mulai awal pencampuran sampai berbuih dengan jumlah tepung 500 gram ini saya membutuhkan waktu sekitar 30 menit)
  4. Tambahkan garam. Aduk rata.
  5. Siapkan wajan dengan sesendok sayur minyak goreng, panaskan dengan api sedang.
  6. Tuang 1 sendok sayur adonan. Siram siram minyak pakai sutil. Goreng sampai bersarang dan tengahnya membentuk gundukan kecil dan matang.
  7. Angkat dan tiriskan.
  8. Lakukan sampai adonan habis.
  9. Siap disajikan.

awalnya aku juga ndak yakin cucurku akan berhasil tapi alhamdulillah berhasil, dan setelah membaca di Majalah Sedap Pemula disana menjelaskan bahwa adonan yang mengandung tepung terigu bisa berserat asal dengan pengadukan yang kontinyu dan dengan kecapatan yang stabil dan dalam jangka waktu tertentu karena setelah lama diuleni gluten akan bekerja meskipun tanpa pemberian ragi atau pengembang dan mungkin salah satu contohnya pada resep ini…pada resep ini tidak menggunakan pengembang tapi hasilnya alhamdulillah berserat cantik dan memang setelah lama diuleni sampai licin lama kelamaan akan mucul buih-buihnya….ini kesimpulan abal-abalku jadi mohon maaf apabila ada kesalahan…hihihi…dan selamat mencoba ya teman…

Iklan

Nutrisari W’dank Bajigur dan Petulo

Indonesia kaya akan budaya termasuk kulinernya semakin membaca buku resep semakin tidak tahu…hihihi…lha iya ternyata setiap daerah punya makanan khas sendiri…dan sepertinya saya telat banget ngerti 😀

Dalam cerita kali ini pun saya akan menceritakan dua makanan yang berasal dari dua daerah yang berbeda yaitu bajigur dan petulo…

bajigur_6

Bajigur…minuman ini asli jawa barat dan saya baru mengenalnya…hihihi…karena ada Nutrisari W’dank Bajigur dan karena saya pengen mencobanya jadi mencoba yang instan dulu karena yang pasti lebih praktis…hihihi…dan ternyata rasa Nutrisari W’dank Bajigur enak dan gurih dan begitupun aromanya juga menunjukkan kegurihannya…dan tidak hanya itu saja disimpan di kulkas…hmmm…tambah enakkk…seger dan gurih…dan si kembar pun berebut menghabiskannya 😀 …pas bunda mau ngambil bajigur yang di kulkas…dan melihat sudah tidak ada kagett juga…lho kemana bajigurnya…ehhh ternyata kembar cerita kalo sudah dihabisin 😀

bajigur_4

dan dari dulu pengen bikin petulo/putu mayang …kalo di jawa timur namanya petulo dan penyajiannya pake saus santan tapi ada juga yang menyebut putu mayang…kalo membaca ulasan di blog mbak Diah Didi kalo di Jawa (mungkin maksud mbak Diah Didi Jawa Tengah) ada putu mayang tapi penyajiannya pake kelapa parut bukan pake saus santan jadi semacam getuk lindri yang atasnya dikasih kelapa parut…tuhh kan makanan yang hampir sama tapi penyajiannya berbeda ternyata punya nama sendiri-sendiri dan asal daerahnya pun berbeda…betapa kaya Indonesia ini ya…dan apapun namanya petulo itu…enakkk…hihihi dan saya cinta Indonesia 😉

putu mayang_1

dan mumpung ada Nutrisari W’dank Bajigur kan bisa jadi sausnya tanpa harus repot membuatnya…jadi tanpa ragu bikinlah petulo…dan setelah bikin petulo langsung bikin bajigur…makan petulo di tambah kuah bajigur hangattt itu enakkk…dan karena pengen yang seger bajigurnya disimpan di kulkas dan setelah dingin makan petulo lagi pake kuah petulo dingin…enakkk juga….hihihi

dan berikut resepnya yang saya dapat dari Majalah Sedap :

Petulo / Putu Mayang :

Bahan :

  • 300 gram tepung beras
  • 4 ½ sdm gula pasir
  • 1 ½ sdt garam
  • 100 gram tepung tapioka
  • 575 ml santan dari 1 butir kelapa
  • 2 tetes pewarna merah muda
  • 2 tetes pewarna hijau muda

Bahan Saus :

  • 3 sachet Nutrisari W’dank Bajigur
  • 450 ml air panas

Cara membuat :

  1. Masak Tepung beras, gula pasir, garam dan santan diaduk sampai menggumpal. Tambahkan tepung tepung tapioka sambil diuleni.
  2. karena saya menggunakan piping bag untuk mencetak maka adonan ini kurang lembek sehingga berat untuk dicetak maka saya menambahkan air lagi pada adonan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai adonan mudah untuk dicetak tapi jangan terlalu lembek, setelah ditambah air adonan menjadi agak lengket tapi mudah dicetak.
  3. Bagi adonan menjadi 3 bagian. Satu bagian diberi warna merah. Uleni rata. Satu bagian diberi warna hijau muda, uleni rata. Satu bagian lagi biarkan tanpa warna.
  4. Masukkan adonan ke dalam cetakan petulo/putu mayang (saya menggunakan piping bag yang digunting kecil diujungnya). Tekan di atas daun pisang.
  5. Kukus di atas api sedang 10 menit hingga matang.
  6. Saus : seduh Nutrisari W’dank Bajigur dengan air panas.
  7. Sajikan petulo/putu mayang bersama Saus Bajigur.

putu mayang

Demikian resepnya ya teman-teman semoga bermanfaat dan keluarga suka ya…

bajigur_2

dan saya senang dengan inovasi dari Nutrifood ini…ya karena dengan adanya minuman tradisional dalam kemasan, mudah di dapat dan mudah dibawa kemanapun dan tahan lama, maka tentunya juga akan mudah memperkenalkan minuman tradisional ini ke Mancanegara…sukses buat Nutrifood dan sukses buat kita semua…aamiin…. 😉

Soto Banjar

Sebenarnya belum pernah makan soto banjar yang asli jadi belum tau rasanya yang asli seperti apa…hehehe…tapi lihat resep di majalah sedap pemula dan buku resep Ibu Sisca Soewitomo dan hasil googling menyebutkan bahwa soto banjar asli Banjarmasin Kalimantan Selatan ini bening karena tidak menggunakan kunyit dan menggunakan rempah-rempah seperti kapulaga, kayumanis dang cengkeh sehingga meskipun tampilannya bening dan sederhana tapi rasanya kaya rempah sehingga nikmat sekali bila disajikan panas-panas beserta sambel apalagi makannya bersama keluarga…hmmm…enakkk….

alergon

Dan sepertinya ciri khas lain dari soto banjar penyajiannya dilengkapi dengan soun, telur dan perkedel, ditambah jeruk nipis yang membuat soto berasa lebih segar…ya meskipun kita juga memjumpai soun dan telur di soto yang lain…kalo melihat rujukan di atas ketiganya menunjukkan hal yang sama jadi paketnya soto banjar alias pelengkapnya seperti itu…ya ini hasil penerawangan abal-abal saya yg belum tahu keadaan sebenarnya 😀 …jadi mudah2an cerita yang merupakan hasil penerawangan ini benar ya 😀 …dan berikut resepnya yang berasal dari 2 sumber yang saya gabung…

SOTO BANJAR

Sumber : Sedap Pemula + Ibu Sisca Soewitomo

Bahan :

  • ½ ekor ayam kampung ukuran besar, potong 4 bagian
  • 2500 ml air
  • 1 sdm makan garam
  • 1 sdt gula pasir
  • ½ sdt merica bubuk
  • 2 butir cengkeh
  • 2 butir kapulaga
  • 4 cm kayumanis
  • 4 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai
  • minyak secukupnya untuk menumis dan menggoreng ayam

Bumbu Halus :

  • 15 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • ½ sdt jinten

Bahan Pelengkap :

  • 100 gram soun, seduh
  • Perkedel kentang secukupnya
  • 2 tangkau seledri iris halus
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • Telur rebus secukupnya
  • Jeruk nipis secukupnya

Cara membuat :

  1. Rebus ayam di dalam air, cengkeh, kapulaga, dan kanyumanis sampai ayam agak empuk.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum, tuang ke rebusan ayam.
  3. Masukkan garam, merica bubuk, gula pasir, daun jeruk, dan serai. Masak sampai matang dan bumbu meresap ke ayam.
  4. Angkat ayam, lalu goreng dan suwi-suwir.
  5. Sajikan soto ayam bersama suwiran ayam dan pelengkapnya.

Tropicana Slim Alergon Cookies

Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk saya ya meskipun kadang saya tidak masak karena kelelahan…padahal juga ndak ngapa-ngapain ndak tau kenapa kalo sudah kecapekan jadi cooking blue 😀 …meskipun cooking blue tapi sebenarnya dalam hati saya tetap ingin membuatkan masakan untuk keluarga tercinta ya meskipun kadang beli diluar juga sih…hehehe…tapi minimal saya menginginkan suami dan anak-anak lebih suka dan nyaman masakan di rumah…karena jelas masakan di rumah pasti lebih berkualitas karena kita akan menggunakan bahan-bahan pilihan dan kita bisa mengetahui setiap tahapan prosesnya dan yang pasti masakan dirumah dibuat dengan cinta…cieeee cieee 😀 …dan cara saya membuat makanan sehat salah satunya sebisa mungkin tidak menggunakan MSG…karena kami kadang masih beli masakan di luar yang sepertinya kebanyakan menggunakan MSG, maka kami usahakan masakan di rumah tanpa mengunakan MSG…dan saya selalu berusaha menggunakan bahan-bahan makanan yang berlabel halal…ya ini sangat penting sekali bagi kami 🙂

alergon_1

Eittts kembali ke laptop 😀 bahwa semua orang tua menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, kini telah hadir Tropicana Slim Alergon Cookies yang kaya manfaat karena menggunakan bahan-bahan pilihan dan terbuat dari tepung beras dan tepung singkong. Tropicana Slim Alergon Cookies aman untuk anak-anak dan semua keluarga karena cookies ini bebas gluten dan bebas bahan pemicu alergi.

alergon

Untuk anak-anak kenapa harus memilih cookies ini ya karena Tropicana Slim Alergon Cookies ini adalah snack sehat yang bebas pengawet dan bebas gula pasir karena menggunakan gula buah sehingga Tropicana Slim Alergon Cookies bisa jadi pilihan kita dalam memberikan cemilan sehat ke buah hati…dan Alhamdulillah si kembar juga suka…bunda pun gembira 🙂

Selain cemilan sehat untuk buah hati Tropicana Slim Alergon Cookies juga aman di konsumsi untuk ibu hamil dan menyusui, karena dalam kondisi hamil dan menyusui pasti kita harus menjaga asupan makanan yang masuk ke tubuh kita demi menjaga kesahatan bayi dan kenapa kita memilih Tropicana Slim Alergon Cookies ya karena dalam alergon cookies tidak mengandung bahan pengawet…jadi nanti kalo saya hamil lagi berarti Tropicana Slim Alergon Cookies salah satu cemilan rekomended nih…hihihi…mudah-mudahan segera ya…aamiin…lah kok malah curhat 😀

alergon_2

Tropicana Slim Alergon Cookies juga aman dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap bahan makanan tertentu karena Tropicana Slim Alergon Cookies bebas gula pasir karena menggunakan gula buah, bebas gluten, susu, telur, kacang, pengawet, dll sehingga tidak menyebabkan reaksi alergi tertentu bagi yang sensitiv terhadapnya.

Dan tentunya Tropicana Slim Alergon Cookies bersertifikasi halal MUI sehingga insya Allah tidak diragukan lagi kehalalannya…

alergon_3

Ya karena Tropicana Slim Alergon Cookies ini begitu banyak manfaatnya dan aman untuk semua jadi sepertinya jika membutuhkan cookies sehat untuk keluarga dan kita belum sempat membuatnya sendiri sepertinya Tropicana Slim Alergon Cookies bisa menjadi pilihan kita.

Tropicana Slim Alergon Cokies, cookies sehat yang cocok dan aman untuk semua keluarga dan cookies pilihan untuk ibu bijaksana dan siap menemani dimanapun keluarga berada…oke teman selamat menikmati hari bersama keluarga ya 🙂

Kremesan

Dulu pernah posting juga resep kremesan disini bedanya kalo yang dulu resepnya pake takaran sendok jadi kadang kalo aku jadi kurang akurat…tapi kalo pas takaran sendoknya enak juga rasanya kremesnya dan resep yang ini pake takaran satuan gram jadi insya Allah lebih akurat…untuk hasilnya resep yang ini hasilnya bersarang dan renyah…dan resepnya dari eva temen lamaku….terimakasih eva 🙂

ndak usah kelamaan ceritanya ya…maksudnya bingung mau cerita apalagi 😀 …hihihi…berikut resepnya ya…

Kremesan :

Bahan kremesan :

  • 120 gram tepung kanji / tapioka
  • 40 gram tepung beras
  • 2 butir kuning telur kocok lepas
  • 350 ml air kaldu ayam berbumbu / kuah soto ayam

Caranya :

  1. Campur kanji, tepung beras, air kaldu ayam yang berbumbu. Aduk2 sampai gak ada tepung yg menggumpal, jangan lupa icipi larutan tepungnya. koreksi rasanya, lebih enak yang asin, tapi ga asin banget.
  2. Tambahkan kocokan telur, aduk lagi sampai larutan tepungnya bener2 encer ya.
  3. Panaskan minyak goreng, minyaknya yg banyak ya, kalo bisa pake wajan anti lengket, tunggu minyak sampe bener2 panas, baru tuang sesendok demi sesendok larutan tepung mengelilingi, kalo goreng ditinggiin dari wajan, agak jauh ya dari minyak biar bisa bersarang, tapi tuangnya per sendok sayur, sebenernya brp sendok yg dituang gak ada patokan, tergantung besar kecilnya wajan dan seberapa banyak minyak yg dipake. skali lagi, ilmu kira2/feeling, kalo kebanyakan nuang adonan kremesannya gak bisa nyarang.
  4. Setelah kremesan masuk kecilkan api. selama goreng kremes jangan diaduk2, tunggu setengah kering baru dibalik, dilipat, kering trus angkat, jangan lupa bawahnya alasi tisu, biar minyaknya nyerap ketisu.

oke selamat mencoba 🙂